Team Work yang Solid

 Ada perbedaan yang sangat kental yang akan kita rasakan bila beranjak ke dunia kerja dan hal itu berbeda sekali saat duduk dibangku sekolah atau kuliah.
Sumber gambar: www.terrainfirma.co.ukSalah satu perbedaan yang paling mencolok adalah kerjasama tim (teamwork). Hal dasar namun sangat menentukan kesuksesan sebuah tim dan perusahaan yang anda masuki. 
Anda juga tidak bisa bekerja secara sendiri/ independent terus menerus, karena hal ini bisa menjadi masalah bagi anda sendiri dan kelangsungan tim. Supaya tercipta kerjasama tim yang kuat (solid) berikut 10 tipsnya.
10 Tips Membangun Teamwork yang Solid
Jangan melangkah lebih jauh bila belum menentukan tujuan
Langkah awal membangun kerjasama tim yang kuat, anda harus menentukan tujuan tim terlebih dahulu dan ada kata sepakat di dalamnya. Supaya memudahkan arah dan langkah yang akan diambil pada tahap selanjutnya.
Tujuan individu juga harus disamakan, jangan sampai bergabung dalam suatu tim hanya karna ingin mendapatkan posisi, gaji atau pekerjaan.
Bagi tugas dan kewajiban kemudian fokus mengerjakannya
Selanjutnya adalah menentukan tugas dan kewajiban yang dibebankan pada setiap anggota tim dengan baik. Setiap anggota yang tergabung dalam tim harus mengingat tugas dan kewajiban tersebut, agar masalah yang timbul dapat terselesaikan dengan cepat.
Jika anda adalah atasan atau kepala tim, tidak ada salahnya untuk mengecek kemajuan pekerjaan yang sudah dilakukan oleh setiap anggota. Anda juga berhak menegur satu atau dua orang anggota yang cara kerjanya keluar dari tugas dan kewajiban yang sudah ditetapkan. Usahakan bentuk teguran tidak berlebihan supaya tidak merusak fokus dan semangat tim.
Tanamkan rasa saling percaya pada semua anggota tim
Memiliki rasa saling percaya harus dimiliki oleh semua anggota tim. Jangan sampai ada ketakutan dan si A yang begini atau dengan si B yang begitu.
Anda juga bisa mempercayai bawahan untuk mengerjakan tugas yang tidak bisa anda handle sendiri
Miliki keterbukaan antara semua anggota tim
Sikap terbuka juga diperlukan untuk mendukung moral dan produktivitas tim. Jangan sampai ada rasa geng, gap atau ‘tembok’ dalam tim agar informasi yang ada dapat tersalurkan dengan baik, pastikan juga informasi tersebut bukan gosip.
Penyebaran gosip atau asumsi yang tidak sesuai fakta hanya akan menurunkan moral dan produktivitas tim.
Bangkit dan salurkan energi positif
Suatu semangat dan energi positif harus dimiliki oleh semua anggota tim. Selalu bangkitkan, tebarkan dan salurkan energi tersebut pada semua anggota tim.
Jangan cuma ngomel dan mengeluh terus akibat target yang tidak tercapai atau karena masalah yang ditimbulkan oleh bawahan. Cobalah untuk mencari solusi tersebut secara bersama-sama dan bicarakan dengan baik-baik. Masalah selesai dan hubungan kerja tetap terjalin dengan baik.
Terkadang anda juga harus menjadi pendengar yang baik
Jangan hanya mau didengerin melulu atau cuma maunya memberi pendapat terus. Terkadang anda juga harus menjadi pendengar yang baik dan membiarkan orang lain mengutarakan ide-ide kreatifnya. Menjadi pendengar yang baik membuat bawahan merasa dihargai.
Bila ide tersebut lebih baik dari ide anda kenapa tidak diterapkan saja. Jangan terlalu egois dan berikan mereka pujian bagi yang layak mendapatkannya.
Buat acara bersama demi meningkatkan produktifitas dan kerjasama tim
Salah satu contoh sederhana yang bisa anda terapkan adalah makan bersama, ngopi bareng atau rekreasi bersama.
Topik atau bahan pembicaraan yang bisa anda lakukan tidak harus melulu tentang pekerjaan. Anda bisa bercanda satu sama lain untuk mempererat hubungan yang sudah ada.
Berikan penghargaan bagi anggota yang layak
Dengan adanya penghargaan, suatu tim akan lebih terpacu dalam mencapai tujuan. Anda juga harus mengingatkan bahwa kompetisi tersebut harus tetap berjalan dengan sehat dan jangan pernah mengistimewakan salah satu anggota khususnya.
Penghargaan yang bisa anda berikan bisa berupa insentif, paket atau plakat penghargaan.
Berikan dukungan dan bantuan dengan tulus
Sebagai seorang pemimpin anda juga harus mengetahui kelebihan dan kelemahan anggota yang anda pimpin. Bila mereka mengalami jalan buntu ketika menghadapi persoalan, bantulah mereka dengan masukan dan solusi yang bisa anda berikan.
Dengan begini makan mereka merasa diperhatikan dan tidak akan putus ada bila menyelesaikan persoalan. Anda juga akan selalu dihargai oleh bawahan yang anda pimpin.
Hidupkan suasana kerja yang menyenangkan
Hal yang paling akhir adalah menghidupkan suasana kerja yang menyenangkan. Jangan sampai anda mendapatkan predikat sebagai atasan yang kaku, otoriter atau kasar.
Kalau hal ini terjadi, tidak jarang banyak gosip negatif tentang anda beredar dengan sangat cepat. Ingatlah bahwa suasana kerja sangat menentukan hasil kerja yang memuasakan
Bagikan di WhatsApp

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Info Donasi Chat disini

Yayasan AlphaInfo Admin

Info Donasi Chat Kami 00.00
Scroll to Top